Rasanya sudah cukup
lama dan menghabiskan banyak waktu,pulsa dan listrik. Tiga tahun ini sibuk berselancar di licin-nya tubuh si
Maya. Mula-mula sibuk bikin akun facebook, sudah berapa banyak
akun-akun itu sudah gak karuan, gak bisa dibuka kembali, lupa email
password dlsb. yang ditulis di status juga ringan-ringan sekali, sampe
bentol gara-gara digigit nyamukpun ditulis, he he he gak penting
banget! Tapi itulah dunia muda mudi masa kini, nulis status
dikit…komentar bisa rame ya? Ini FB saya yang mutalhir: Mukekenagebuk
Lalu, dengan semangat menggebu-gebu,
merasa diri paling benar, mengerti tentang agama, seradak seruduk masuk
ke forum-forum diskusi, sampe situs-situs ajang caci
maki, forum-forum perbandingan agama alias saling memojokan agama,
berharap lawan debat mau mengakui keunggulan-ku lalu berbalik dan
memeluk agama-ku…..ha ha tidak semudah itu, kebanyakan mimpi sama
Narsis ! Disini saya banyak mengkritik agama orang lain, keluar masuk dengan banyak nickname karena sering diusir (banned): FORKIS
Waduh…banyak lagi! apalagi mengunjungi
situs-situ yang seronok sampe full vulgar, sampe adu Kebo, ternyata cuma
nyiksa diri! Saat dirumah gak ada apa apa, kamar mandi, sprei jadi
belepotan oli….wekekekek. Katanya sudah di boklir (kebalik ya?), itu
istilah negara sama telkom… mana mungkinlah! satu diboklir sejuta yang gratis bakal hadir lagi. Udahlah pak telmi-kom, jangan beli software terus.Dunia
maya ini penuh oleh Programmers dunia!
Ngiler juga dengan dunia Visual, tapi gak punya Camera. Akhirnya minat untuk jadi sutradara yang makin jauh ini sekedar saya salurkan sebisanya dengan cara mungut gambar demi gambar di Internet (google), lalu saya susun dan kasih audio (lagu), jadilah Klip Video Pemulung. wkwkwkwkk. Coba tengok disini: SutraBerdarah
Kemudian nyasar ke dunia tulis menulis, tepatnya di Kompaiana.com,
lumayan…ada sedikit kreatifitas. Walau dunia kalimat ini cukup
terasa sulit dan butuh kosentrasi, imajinasi tinggi, pengetahuan bahasa
yang baik dan benar… jalani sajalah! yang penting tulisan itu kelar
dibaca sedikit orang dan dapat sedikit komen….Alhamdulillah.Disini: CoretanSaya
Karena itu, kalau saya save di
kompasiana saja…wah bisa ilang dong! Kini sibuk
bikin bilik sendiri, pilhan jatuh ke dunia Bloger, bikin blog gratis.
Susah juga, minta ampun…keliling cari tamplate yang sesuai dengan
selera, sudah donlod beratus-ratus masih gak cucok, udahlah! karena
design sendiri tak mampu, pake yang ada saja, yang penting bisa ngover
hasil tulisan dari Kompasiana ini ke gubuk sendiri. Katanya, kalau rajin
di update dan direkontruksi, kelak Blog kita akan semakin baik dan
mengundang minat Pengunjung, yang pada akhirnya bisa berkembang menjadi
komersial.
Di TV, gencar dibicarakan tentang Tweet tweet. Khabarnya tiap Artis dinegara ini punya akun Twitter. Jadi kalo mau tahu kegiatan mereka harus punya akun Twitter juga. Sape sekarang, jujur saya bingung mempergunakan akun Twitter saya itu. Lihat saja ini: Bekicaugakkeruan
Kemudian, mencoba kembali ke habitat, bidang seni yang kini menjadi satu-satunya lahan saya mencari duit buat memenuhi kebutuhan hidup kami sekeluarga, berharap dapat banyak pengetahuan, teman dan orderan Job. Mula-mula sih asyik, bisa berbagi tentang Musik. Kini, situs itu begitu cepat berubah menjadi Komersil dan membatasi kegiatan membersnya, menjadi situs komunitas seni yang komersil. Maklumlah...pada akhirnya memang segala jerih payah membangun sebuah blog/situs adalah UUD. Ini forumnya: Senewan
Rasanya ingin juga memiliki Blog yang canggih, punya artikel, tutorial dll. yang berbobot. ilmiah dan menarik minat pengunjug, dan itu tidak terlalu sulit mencari dan memboyongnya ke Blog kita. Tapi budaya Copy-paste......gak sreg dah!
Kini, ingin focus mempromosikan usaha bidang musik saya ini ke Masyarakat Palembang saja, supaya kegiatan/hobby ngenet ini tidak mubazir. Amin!
Salam: Rheezal.
Di TV, gencar dibicarakan tentang Tweet tweet. Khabarnya tiap Artis dinegara ini punya akun Twitter. Jadi kalo mau tahu kegiatan mereka harus punya akun Twitter juga. Sape sekarang, jujur saya bingung mempergunakan akun Twitter saya itu. Lihat saja ini: Bekicaugakkeruan
Kemudian, mencoba kembali ke habitat, bidang seni yang kini menjadi satu-satunya lahan saya mencari duit buat memenuhi kebutuhan hidup kami sekeluarga, berharap dapat banyak pengetahuan, teman dan orderan Job. Mula-mula sih asyik, bisa berbagi tentang Musik. Kini, situs itu begitu cepat berubah menjadi Komersil dan membatasi kegiatan membersnya, menjadi situs komunitas seni yang komersil. Maklumlah...pada akhirnya memang segala jerih payah membangun sebuah blog/situs adalah UUD. Ini forumnya: Senewan
Rasanya ingin juga memiliki Blog yang canggih, punya artikel, tutorial dll. yang berbobot. ilmiah dan menarik minat pengunjug, dan itu tidak terlalu sulit mencari dan memboyongnya ke Blog kita. Tapi budaya Copy-paste......gak sreg dah!
Kini, ingin focus mempromosikan usaha bidang musik saya ini ke Masyarakat Palembang saja, supaya kegiatan/hobby ngenet ini tidak mubazir. Amin!
Salam: Rheezal.

5 comments:
ya, sobat. Semoga sukses
Tengkyu pren
Tetap semangat kak,...
Tapi emang perlu doping...biar kenceng, he he he
Lanjutkan berkreasi...!
Post a Comment